BNPT

Jangan Jadi Anak Muda Teroris

 

Well, saat ini saya cuma mau menulis yang ringan-ringan tentang terorisme. Yupz, mungkin tema ini berat bagi sebagian orang, karena itulah saya ingin menuliskannya seringan mungkin, supaya bisa menjadi bacaan saat santai. Mudah-mudahan masih enak dibaca sambil menikmati senja dan secangkir kopi panas dengan gula yang ditakar sendiri sesuai selera.

Terorisme, kita tahu bahwa kata ini hanya berarti satu hal: TAKUT. Terorisme adalah perilaku menebar teror dan kebencian untuk menakut-nakuti seseorang atau sekelompok orang dengan tujuan tertentu. Banyak pelaku terorisme ini di sekitar kita. Bukan saja untuk tujuan politik, melainkan untuk hal-hal yang sangat sepele sekalipun. pun di dunia maya. perilaku terorisme sangat banyak menyebar lewat dunia maya. dan yang menjadi target sasaran kebanyakan adalah anak-anak muda. Hal ini dilakukan oleh para teroris bukan tanpa alasan.

Mereka memilih media online untuk melakukan tindakan-tindakan terorisme karena beberapa alasan, antara lain: Pertama, media online sangat mudah diakses oleh siapa saja, di mana saja. cukup dengan menggunakan gadget yang harganya terjangkau, semua orang bisa dengan mudah berselancar di dunia maya, membuka informasi apapun yang ingin mereka cari di sana. Kedua, tidak adanya kontrol baik dari regulasi maupun dari orang lain. Undang-undang ITE hingga saat ini pun rasanya masih kurang mampu untuk mengontrol apapun yang tersebar di dunia maya. Ketiga, di dunia maya, para penyebar teror ini dapat menyamar menjadi siapa saja, ANONIM, tidak jelas siapa orangnya, yang penting isi pesan yang dibawanya, dan langsung menyentuh sasaran yang tepat. Keempat, target sasaran di dunia maya cakupannya sangat luas. mulai dari anak kecil hingga orang tua, miskin dan kaya, semua bisa menjadi sasaran empuk dari mereka. Kelima, media online cenderung gratis dan bisa dibuat dengan sangat mudahnya.

Sasaran mereka biasanya adalah generasi muda. Karena, anak-anak muda inilah yang pola pikirnya masih labil, masih bisa mereka pengaruhi dengan berbagai cara, baik lewat tulisan, gambar, ataupun lewat audio visual. Anak-anak muda inilah, yang menjadi sasaran empuk mereka, terutama karena lewat generasi muda inilah masa depan kita akan ditentukan. generasi muda lah yang akan memegang kendali di masa depan. Itulah sebabnya mengapa para teroris sangat bernafsu bergerilya di dunia maya dengan beragam cara demi mengambil hati dan simpati anak-anak muda, membuat mereka menjadi takut, pola pikir mereka dicekoki dengan paham-paham idealisme dengan tujuan baik jangka pendek maupun jangka panjang yang tentunya hanya demi kepentingan para teroris itu semata.

Kalau begitu, gimana sih caranya supaya jangan jadi anak muda yang gampang diteror? Caranya gampang-gampang susah. Pertama, sebisa mungkin sebagai anak muda, kita harus punya filter meskipun di dunia maya sekalipun. Jangan mudah percaya pada sebuah berita yang belum terbukti kebenarannya. Apalagi jika penyebarnya juga ANONIM alias tidak jelas siapa dan di mana. Selalulah berpikir bijaksana hati-hati ketika hendak mempercayai sebuah berita, gambar, ataupun audio visual yang kita dapatkan dari media online. Kalau ada indikasi sebuah informasi dirasa kurang baik, jangan ragu untuk mempertanyakannya langsung maupun kepada orang-orang terdekat yang kita percaya.

Selain itu, generasi muda juga bisa kok berperan aktif dalam mencegah upaya-upaya terorisme ini. Misalnya dengan merapat kepada komunitas-komunitas atau organisasi yang concern dan peduli kepada penanggulangan terorisme. Salah satunya misalnya BNPT ini. Sungkan untuk merapat sendirian? ajak teman-teman, semakin banyak teman yang kita ajak, maka semakin besar peran serta kita dalam upaya pencegahan terorisme. Atau kalau mau yang lebih mudah dulu, kenapa nggak, buat aja komunitas sendiri yang anggotanya adalah teman-teman dan lingkungan terdekat. Misalnya, KCD alias Komunitas Cinta Damai.  #DamaiDalamSumpahPemuda

Well, maksimalkanlah kreativitas yang kita miliki untuk sebisa mungkin mencegah dan meredam upaya kekerasan yang mungkin terjadi kepada kita ataupun sekitar kita. Ingat, Jangan mudah percaya kepada berita yang meskipun tampak benar dan nyata, namun memiliki pesan-pesan terselubung yang berisi ajakan, himbauan, atau bujukan untuk melakukan kekerasan, atau menebarkan ketakutan kepada orang banyak.

 

 #DamaiDalamSumpahPemuda

Categories: Tak Berkategori